Minggu, 29 Juli 2012

haruskah aku lantas pergi?

tiga tahun lalu
saya putus sama mantan yg terakhir, terus ada seseorang ngajakin sepedaan ke undip bareng-bareng. saya tau dia diem-diem lagi ngedeketin saya tapi saya nge-iya-in aja ajakannya. padahal biasanya kalo ada orang yg lagi pdkt tapi saya gak suka gak akan saya tanggepin. kami ketemuan di pom bensin deket rumah. sepeda saya bannya kempes jadi mau gak mau ya pinjem sepeda adek yg pendek. begitu ngeliat saya dari jauh dia langsung dadah-dadah, begitu udah deket dia kasih senyum, terus ketawa liat sepeda anak kecil yg saya pake. saya cemberut dan dia langsung genjot sepeda gunungnya.
kami sampe di taman undip dengan keringat bercucuran, for your information, sepeda makin pendek itu makin susah digenjot. ngos-ngosa duduk di tamannya, saya gak bicara banyak karna masih kepikiran mantan saya yg baru saya putusin. dia beliin saya eskrim yg lewat biar saya gak sedih terus. gak lama saya minta pulang. ngelewatin tanjakan menuju rumah dia nemenin saya dorong sepeda, padahal dia bisa genjot sepeda gunungnya dengan gampang. sampe di rumah saking capeknya saya mimisan, dia panik.

dua tahun lalu
saya balikan sama mantan dan si dia pun menghilang. tau diri.

dua minggu lalu
saya sudah lama menjomblo. si dia sudah lama tidak terdengar kabar. sudah lama juga saya tidak online facebook lewat laptop. saya pun mengaktifkan semua situs jejaring sosial mumpung laptop di rumah menganggur, tiba-tiba dia menyapa di chat box. entah kenapa saya tersenyum. kami berbincang banyak hal hingga larut,  hingga lelah, hingga puas, hingga tidak ada lagi yang bisa dibahas. dia mengajak saya bermain, sudah lama tidak bertemu. saya ingin menolak, tapi kenapa harus ditolak? toh saya tidak ada rencana apapun. tidak harus merasa tidak enak pada siapapun. akhirnya kami bertemu. dia membeli dua buah ice cream, dia masih ingat kesukaan saya. di warung leker kami bercerita banyak, tentang sekolahku, tentang pekerjaannya di jakarta, tentang keingintahuannya tentang perasaanku terhadap mantan terakhirku. lagi-lagi.
sebenarnya saya tidak suka ditanya tentang mantan, membuat saya teringat yang sudah lewat, memperlihatkan bahwa saya dulu pernah begitu bodoh menunggunya. tapi tidak apa-apa, saya sudah tidak ada rasa. dia bercerita bagaimana temannya memberitahu tentang kejelekan mantan saya, tapi dia tidak mau cerita lebih dalam, saya juga tidak mau dengar. kami saling menghormati. sudah dua jam, kami pulang.
tanpa sepengetahuan saya eskrim yang dia beli untuk dirinya, dia taruh di laci motor saya.


dua hari lalu
dia kembali lagi ke semarang dan mengajak bertemu, saya pikir saya tidak ada rencana lain, jadi saya pun mengiyakan. kami bertemu di taman kota jam tujuh malam, bermain sepatu roda bersama dia dan temannya. mengingatkan saya pada masa kecil di rumah eyang. saya bukan jago, tapi saya juga tidak bodoh memainkan sepatu roda hingga harus jatuh terus menerus dan terus diawasi. kami memutari taman bersama, sesekali saya memegang tangannya karna hilang keseimbangan.
ketimbang wajah, saya lebih suka memperhatikan tangan laki-laki, apalagi melihat urat halus berwarna biru nya menonjol hihihi. tapi saya juga suka melihat wajahnya yang teduh. juga matanya yang dibingkai frame hitam kotak. saya meluncur kesana kemari, dia mengikuti sambil terkadang menunjukkan sedikit atraksi. saya tahu dia suka sekali bermain sepeda, skate, dan hal-hal semacam itu. dia jago, dan juga tukang pamer :p
satu kali saya hilang keseimbangan lagi dan memegang lengannya, lalu saya lelah dan tidak mau melepas genggaman, saya ikut saja kemana dia meluncur. melihat banyak orang di sana, memperhatikan keluarga yg sedang duduk-duduk santai, orang pacaran yang bermesraan, anak-anak kecil yg sangat jago bermain sepatu roda dan bersliweran kesana kemari. tanpa saya sadari dia memandang ke arah saya dan tersenyum, dia bilang dia suka melihat ekspresi wajah saya, waktu diam, waktu cemberut, waktu tertawa, waktu kebingungan. saya tertawa dan meninju perutnya. saya sukaaaaa sekali meninju perutnya, waktu dia bercanda yang tidak lucu, waktu dia menggoda saya, waktu dia keceplosan mengatakan hal-hal tentang aku yang masih dia ingat sampai sekarang, waktu dia memandang wajah saya lama-lama.
semakin malam dan saya memutuskan pulang.


kemarin
dia menanyakan kaki saya yang sakit dan sedikit bengkak. saya tidak tahu kenapa setiap kali dia bertanya tentang keadaan saya, saya selalu berubah menjadi manja dan seperti ingin diperhatikan. tapi saya bilang baik-baik saja dan masih ingin bermain lagi kalau bisa. dia pun mengajak saya kembali bermain lagi. kali ini kami berangkat bersama, mencari parkiran bersama, menyebrangi jalan raya bersama, dan yang tidak saya duga dia menggenggam tangan saya. saya terkejut, baru kali ini ada orang yang menggenggam tangan saya ketika menyebrang, biasanya saya yang menjadi tameng untuk yang lain ketika menyebrang, kali ini saya mengekor di belakangnya. menunggu agak lama pesanan sepatu roda di tempat langganan. dia mulai menggila dengan temannya, dan temannya tiba-tiba bertanya "kamu gak ilfeel ngeliat dia kayak gini?" saya tertawa sambil melihat dia "emang aku suka dia sampe mesti ilfeel segala?" saya pikir candaan saya akan membuat dia tertawa, tapi ternyata roman mukanya berubah. saya diam, merasa bersalah.
sepatu roda pun datang, kami memakainya dan mulai bermain. saya usir dia agar bermain bersama teman-temannya yang sama jagonya dengan dia, dia menggelengkan kepala, tetap di samping saya meskipun jalan saya lambat dengan sepatu roda ini. ditambah kaki yang masih agak sakit membuat saya tidak selincah kemarin. apalagi hari itu malam minggu, banyak sekali orang dan saya sedikit takut meluncur. saya pun memegang lengannya lebih sering ketika tidak bisa mengerem lajur sepatu roda, saya genggam tangannya dan bilang untuk meluncur saja, saya mengikuti. dia tersenyum melihat saya memegang erat lengannya, saya ikut tersenyum. di jalan yang agak sepi saya melepas lengannya dan meluncur sendirian, dia mengikuti perlahan hingga saat saya kehilangan keseimbangan dan hampir menabrak orang dia memeluk saya dari belakang.
saya tertawa, dia tertawa lebih kencang menertawakan saya. saya tinju lagi perutnya dan memegang lengannya lagi mengikuti kemanapun dia meluncur. hingga waktu berlalu saya memutuskan untuk pulang.
sudah lama saya tidak tertawa selepas itu dengan laki-laki yang saya suka. sudah lama saya tidak menunjukkan ekspresi yang ingin saya tunjukkan, manja, sakit, sedih, marah, bahkan tidur di punggungnya ketika dia mengendarai motor. sudah lama saya tidak sebahagia ini tanpa memikirkan masa lalu. biasanya laki-laki selalu membedakan antara perempuan dan dunia laki-laki ataupun hobinya, tapi dia mengenalkan saya dengan dunianya, membuat saya enjoy dengan dunianya, membuat saya merasa tidak diduakan apalagi dinomerduakan dari hobinya, membuat saya mengenal teman-temannya dan bukan malah menyembunyikan saya.


sekarang dan sampai kapanpun
tapi semakin dia memperlakukan saya dengan baik, semakin dia melakukan hal-hal yang membuat saya senang, semakin saya merasa sedih. semuanya udah berakhir bahkan sebelum sempat di mulai. semakin dekat setiap harinya, membuat kami semakin jauh di dalam. ada hal berbeda yang tidak bisa disatukan. karna dari doa-doa yang kami kirimkan satu sama lain, aku akan selalu berdoa sambil menengadahkan kedua tangan sebatas dada, dan dia akan selalu memejam sambil menyatukan kedua tangannya di depan dada. meskipun setiap isi doa kami akan selalu sama. amin.

Jumat, 27 Juli 2012

finally, again :D

taken by : mas kaboel. edited by : mas febri. location : simpanglima, sambil sepatu rodaan<3

taken by : mas kaboel. edited by : mas kaboel. location : kota lama.

Rabu, 11 Juli 2012

welcome, psychology undip 2012!

masih gak percaya, terlalu baik dan indah untuk jadi kenyataan. kemaren juga sempet baca-baca note facebook just to make sure... ini impianku yang aku tulis di situ setaun yang lalu, impianku semenjak bertahun-tahun yang lalu. psikologi :)

pertama agak pesimis sih, jurusan psikologi tuh termasuk ips sedangkan aku anak ipa, udah pasti kudu belajar dari awal lagi. ikut les GO intensif snmptn tapi aku jarang ikut karna gak bisa bangun pagi. mau gak mau tetep harus baca buku tapi gak pernah ada yg nyantol di otak. satu malem sebelum tes snmptn pun akhirnya berdoa biar besoknya tetep seger karna mau berjuang buat melajarin SEMUA pelajaran ips dalam satu malam. dan waktu tes rasanya lumer sampe ke lantai liat soal-soalnya, i can't handle it all! satu-satunya yang bisa aku kerjain cuman sosiologi!
bismillah aja kerjain tiga mata pelajaran lain dengan modal alfatihah dan inget pesen mama ayah luky. meninggalkan ruang tes dengan langkah gontai. nunggui hari-hari pengumuman sambil denger petuah (baca: omelan) mama yang masuk kuping kanan kiri dan gak mau keluar lagi T_T
beberapa hari sebelum pengumuman akunya liburan ke Karimun Jawa dan entah sial apa engga, begitu pulang langsung dihadapkan kenyataan pengumumannya maju sehari. BAHKAN, waktu jam pengumuman itu aku sama sekali gak berani ngasih tau mama ayah, apalagi nyentuh leptop. sampe akhirnya mas adit yg aku ucapin ulang taun dan chit-chat di bbm itu nawarin buat ngebuka nomer snmptnku.
Deg! Deg! Deg! adit bilang "duh aku gak ngerti mesti ngomong apa ke kamu" modarooooooo. mana recent updates sama timeline nunjukin status temen-temen yg gak ketrima pula. akhirnya tetep senyum dong "it's okay dit gak papa, udah nebak sih gak ketrima hehehe" dan...
"KAMU KETRIMA VI PSIKOLOGI UNDIP" haaaaaaaah :O
yah pokoknya habis itu jejingkrakan lari-lari ke bawah nyalain leptop sambil manggil2 mama ayah terus sujud syukur juga sekeluarga :"
ini pembuktianku buat tiga tahun di sma ini, walopun dulu gak ketrima smaga, walaupun aku gak ikut undangan karna nilai rapotku yg jelek, walopun aku main-main terus, gak pernah merhatiin guru, buang-buang uang buat les yg gak pernah didatengin, menjelang ujian pun masih tetep santai-santai...
ini aku ma, yg meskipun santai-santai tapi punya ambisi hidup, punya tujuan, punya kemampuan yg lebih, punya sesuatu yg bisa dibanggain. ngelebihin anak temen mama yg selalu mama bangga-banggain dan ternyata gak lulus snmptn. ini aku bisa ngukur diri aku sendiri, bisa ngatur hidup aku sendiri, bisa ngimbangin kemalesanku dengan usahaku yg lebih di kemudian hari. dan walopun bukan jadi dokter ataupun arsitek, tapi ini aku ma yang ngejar cita-cita jadi psikolog handal dan sebagai awalan udah bisa lolos snmptn tulis pake usaha sendiri demi mama sama ayah. aku bisa :')
orang-orang bilang keberuntunganku banyak, aku bilang aku bisa mengukur dan menggunakan kemampuanku dengan tepat. alhamdulillah.

Senin, 28 Mei 2012

ex

hoam seperti biasa gak bisa tidur walopun udah hampir ganti hari. tumben pula online lewat laptop setelah sekian lama menahan diri...
kalo lagi nothing to do gini suka iseng bukain fb deh, liat-liat profile orang, loading page yg lama-lama, ngeliat status galau gak mutu yang udah lewat hahaha lucu ya.
malem ini kepengen aja klik 'see friendship' pageku sama mantan-mantan. well, gak tau kenapa aku sering ngerasa pandanganku tentang mantan itu beda sama pandangan orang-orang. sampe detik ini aku masih bertemen baik sama semuanya, walopun awal putus tetep gak enak juga hawanya.
menurutku, mantan itu bisa jadi temen, harus malah. kan berawal dari temen.
pas liat wall-to-wallku sama dimas geli banget, dan lucu, dan asik. sering sun-sunan di wall padahal ketemu aja gak pernah huahahaha. sering ketak-ketakan, pacul-paculan, pijet-pijetan juga, lengkap banget sama dimas itu. dia manggil namaku avesina insan dwisurya hihi. sampe pernah berantem juga gara-gara luky terus dia nyuruh aku jauhin dan blablabla lain sebagainya sampe putus-putusan segala hahaha.
wall-to-wallku sama dio juga, pekok banget. dan masih berkesan banget :)
cuman wall-to-wall sama adit aja yg udah gak bersisa, gegara dulu dia pernah tak block (--,) habisnya nyepetin sih gangguin hubunganku sama dimas terus :p
ternyata aku kalo dijadiin pacar asik juga ya (sakuomongmu vi -_-). lucu gitu bisa diajak ngobrol banyak hal. tapi sekarang kerasa aneh juga ngeliat obrolannya, habis suka kepikir 'ih dulu dia pernah sesayang itu ya sama aku?' hehe.
jaman-jaman twitter belom booming, jaman-jaman wall itu berharga banget, jaman-jaman nyepik itu sesuatu yg belom dianggep keren, jaman-jaman gombal masih asik. kangen deh.
untungnya sekarang masih bisa ngobrol-ngobrol seru sama dimas sama dio, dan kadang sama adit juga. eh pacarnya adit suka stalking facebookku lho, buktinya pernah dua bulanan yang lalu ketemu adit sama pacarnya masak pacarnya kenal aku -_- padahal aku enggak.
kenapa aku bisa santai ngobrolin mereka kayak gak pernah ada apa-apa? soalnya emang gak ada apa-apa, mereka mantanku, kenangan bareng mereka juga sepenuhnya punyaku, kangen dan pengen ngulang gak berarti aku masih ada rasa kan. nah, itu pemikiranku yang beda.
hal yang pernah aku lakuin bareng mereka gak perlu dilupain, dan gak perlu sungkan buat diketawain. faktanya mereka emang pernah jadi bagian hidupku dan pernah jadi yang paling disayang kok, eciyeh.
lucunya, tiga-tiganya bilang aku mantan kesayangan (--,) apalah arti mantan bila tak ada cinta lagi~ #nyanyik
mau lanjut baca-baca wall lagi ah, seruuuuuuuuuuuuu! :D

Jumat, 11 Mei 2012

Semoga...

Selamat pagi jagoan, selamat beraktifitas.
Semoga semua berjalan sebaik yang aku doakan.
Selamat siang cinta, selamat istirahat dan makan.
Semoga kamu mendapat kebahagiaan yang cukup serta rasa syukur berlimpah.
Selamat senja pasangan, selamat menikmati sambil menyesap kopi.
Senja ini melintas indah dengan kesingkatannya.
Semoga kamu bisa menghargai milikmu yang tak tau sampai kapan kau miliki.
Semoga kamu bisa menjaga aku.
Selamat malam kesayangan, selamat tidur.
Semoga selalu ada senyum favoritku dalam setiap bangun tidurmu.
Selamat bermimpi indah.
Semoga kita cepat bertemu...

Sabtu, 05 Mei 2012

Clasio

Blogie sweety pie... long time no posting yaaa hahaha ujian nasional sudah selesaaaaaaiiiiiiiiii :D
Sekarang lagi merasakan libur panjang kayak yang aku pengenin setaun lalu waktu ngeliat anak-anak kelas tiga SMA dan ternyata sama sekali gak enak!
Jadi pengangguran luntang luntung gak jelas menunggu kepastian dari ptn yg diharapkan.
Rutinitas sebenernya gak jauh beda sama sekolah semenjak dua minggu setelah ujian karna les intensif SNMPTN udah mulai jalan
Tapi rasanya jauh lebih enak sekolah, sama-sama berangkat pagi pulang siang, sama-sama dapet ilmu, tapi kalo sekolah bisa ketemu temen-temen seangkatan :')
Sejauh ini semua berjalan baik-baik saja, besok senin-selasa kelasku mau ngadain 'liburan' ke jogja bareng!
Double yipppieee :D
Sedihnya, aku berharap kesempatan terakhir ini kita sekelas bisa bener-bener quality time bareng dengan anggota lengkap, ngelengkapin wisata ke Bali yg kurang Jatun
ternyata malah sekarang ada sebelas anak yg gak ikutan
Tapi gak papa semua punya kepentingannya masing-masing. Semoga perjalanan ini bisa buat kesan yg mendalam buat Clasio :) dan semoga ini bukan yg terakhir.
Urusan percintaan aku lagi vakum. Masih seneng kalo dapet perhatian dari cowok tapi gak ada yg diseriusin, males mikir, males kalo kecewa kudu sakit hati mbarang (--,)

See you on my next post. Xoxo :*

Selasa, 10 April 2012

masih tentang dia

Dua hari yang lalu aku mau nulis di blog tentang 'masih sayang mantan itu belum tentu mau diajak balikan' cuman belum sempet. Yeah, karna ke-masih sayang mantan-an ku itu banyak disalah artiin sama banyak orang. Tweetku gak semuanya buat dio lho, kebanyakan cuman ide yang selewat di otak terus aku tulis tapi gak tau buat siapa. Akhir-akhir ini banyak yang tiba-tiba ngomongin dio ke aku, gak tau kenapa -_- kayak kemaren kentung ngechat via bbm, awalnya sih ngomongin rijak gitu (--,) ngomong ngalor ngidul lainnya juga, eh ujung-ujungnya dia cerita tentang dio lagi. Sebel? Iya? Seneng? Juga iya. Kan aku pernah bilang kalo sampe sekarang apapun tentang dio masih bikin aku bahagia.

Mungkin karna aku belum bisa dapetin pengganti aja makanya aku masih mikirin dio, mungkin. Aku anggepnya perasaan ini cuman sementara aja, bakal bertahan  terus selama masih di sma, selama aku masih bisa liat dia ketawa, setiap harinya. Aku pikir nanti juga bakal ilang sendiri ke-excited-an ku sama semua hal yang dia lakuin. Tapi tadi, pulang sekolah, aku sama beberapa anak kelas duduk-duduk di tangga cinta, mengenang masa-masa kelas sepuluh sama sebelas dulu. Yang sebagian besar isinya bareng dio semua. Tiba-tiba dia lewat, terus duduk di sampingku, gitu aja.


Kita bersikap seolah biasa aja padahal kita sama-sama tau kita emang gak biasa aja. How i miss him that time. Gimana aku kangen ngobrol sama dia di tangga cinta, gimana aku kangen cacatnya buat bikin aku ketawa, gimana aku kangen peluk-peluk dia sama sweater abu-abunya. Aku... masih sayang banget sama dia. Tapi aku gak bisa nunjukin itu. Aku bahkan gak bisa bales sapaannya dia saat itu saking kaget dan senengnya. Udah lama banget aku gak liat wajahnya, cium baunya yang sama, denger suaranya, liat ketawanya dari jarak sedeket itu.

Rasanya pengen peluk dia yang kenceng kalo aku bisa, tapi gak bisa, udah gak boleh lagi. Aku cuman senyum sama anak-anak. Gak ada yang ngerti rasanya di posisiku, jadi aku cuman senyum dan pulang. Mungkin itu terakhir kali dia ada di deket aku sebelum lulus nanti :') God, kenapa netes ya? Aku gak sedih kok ini, tapi kenapa nangis? Aku seneng loh, seneng banget malah. Aku suka kejutan sekecil apapun, well makasih buat kejutannya hari ini ya dio, terimakasih juga Tuhan. Walaupun itu kecil dan sepele tapi berkesan banget. Oke tulisan ini sudah semakin alay dan lebay. Wassalam!

Kamis, 05 April 2012

entahlah

Well gue sedang bermasalah sama adek kelas songong mantannya Rijak. First, i don't fucking care about their relationship. Second, I dont even care kalo misal mereka mau musuhan segala macem setelah jadi mantan, itu masalah mereka bukan masalah gue dan wajar banget kalo baru putus terus musuh-musuhan. Third, but i do really really care ketika sahabat gue dikata-katain di JEJARING SOSIAL dan untuk alasan yang... hello?! Lo gak tau kebenarannya, bitch! Gue gak terima, gue kata-katain aja balik dengan cara yang sangat halus tentunya. Cowok tuh yang dipegang omongannya. Kalo gak bisa ya dipegang tititnya. Situ punya titit? Banyak omong sih kayak cewek :)

Zodiak gue libra by the way, which is simbolnya adalah timbangan, so gak salah kalo gue suka membalas sesuatu persis sama kayak yang orang lain lakuin ke gue. Dia ngatain sahabat gue di twitter ya gue katain balik di twitter juga. Adil kan? Gue penganut sifat-sifat Tuhan, maha adil *halah gak usah membela diri ves, gak ada hubungannya* oke, skip. Masalah selesai, pihak gue yg menang dong. Iyalah gue tau sahabat gue gak salah kok. Dimana-mana yang cantik selalu menang, men! #silahkanmuntah

Postingan kali ini bukan mau ngebahas itu sih, mau ngomongin tentang sifat gue yg sekarang. Waktu masih TK dulu gue itu penakut, pendiem, dan penurut. Gue gak suka punya musuh, gak suka cari musuh, gak suka dimusuhin, gak suka buat keributan, apalagi yg aneh-aneh lainnya. Gue pecinta damai gilak. Tapi yah seperti kisah sinetron pada umumnya, bocah polos macem gue pun ada aja yg gak suka. Sirik kali tampang gue imut macem malaikat gitu (dulu lho ini, dulu). Sedangkan yg gak suka sama gue bertubuh besar, bermulut besar, dan bertanduk besar berjenis kelamin perempuan (sebut saja babon-red). Wataknya kasar, suka ngatur, egois, dan kalo gue bilang sih semua bibit-bibit preman ada di dia. Gue paling gak suka ngebenci orang apalagi sampe ngasih sebutan jahat kayak gitu, but really, this girl is so annoying, and she was the one who changed my life. Bahkan satu-satunya temen cewek yg mau temenan sama gue pun diancem sama babon biar ngejauhin gue. What the hell?!

DULU sih gue cuman bisa nangis diem-diem di kamar mandi, tapi beruntungnya gue punya temen cowok banyak. Yang mana dia gak mungkin ngehasut temen-temen cowok gue buat jauhin gue. Guys, sejak kecil pun cowok tentu lebih milih cewek berwajah imut berkelakuan manis kayak gue ketimbang babon yg suka seradak-seruduk sana sini. fufufu (--,) Begitu mulai masuk SD gue sedikit lega dan berharap gak akan ketemu babon lagi, ternyata oh ternyata... dia masuk ke SD yang sama, bahkan beberapa tahun pelajaran sekelas! Untung gue sudah jauh lebih pintar untuk mencari jalur yang paling jauh dari jalur yang biasa dia pake. Gue pikir dia udah berubah, gue memang bukan anak yg pendendam, makanya gue biasa aja sama dia walaupun kadang agak males juga.  Sampe kelas 6 sd (ini yang masih gue inget sampe sekarang), dia nyamperin gue, ngasih sampah plastik bungkus makanan yang habis dia makan ke tangan gue dan pergi begitu aja. Gue kejar dan kasih balik ke tangannya. Tebak apa yang terjadi? dia bentak gue! Marah-marah, suruh gue buang itu sampah seolah-olah itu sampah gue sendiri tanpa bilang minta tolong or something else. Ngebentak dengan suara keras! Speechless...

Anjrit ini babon belom berubah juga ternyata, selain bentukannya yg gak berubah. Waktu itu gue cuman bisa berdiri diem dan gak ngerti harus ngapain. Itu masalah simple tapi ngebekas banget di otak. Hikmahnya adalah, jangan sekali-kali berteman sama babon! ehehehehe. Mulai sejak itu gue jadi anak yang pendendam. (Salahkan babon! Iya! Salahkan babon!) Tapi pendendam ini pun dalam konotasi yang positif. Gue bertekad untuk jadi anak yg pemberani! Gue bertekad untuk jadi anak yg punya prinsip! Gue bertekad untuk jadi anak baik! Gue bertekad untuk cari temen sebanyak-banyaknya! Gue gak mau kejadian gak punya temen kayak di TK dulu keulang lagi. Gue juga berprinsip kalo apa yang orang lain kasih ke gue harus gue bales sama banyaknya. Yang jelas karna si babon itu, gue jadi lebih menghargai pertemanan, dan gue paling gak suka cari-cari masalah dan musuh, kejadian apapun sebisa mungkin diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

Tapi kemudian seiring berjalannya waktu (ceileh) gue sadar, akan selalu ada orang yang gak suka sama lo sebaik apapun lo mencoba bersikap dan berkata. Sebelumnya gue takut kalo ada orang yang gak suka sama gue, bahkan karna hal yang menurut gue sepele. Tapi take it easy lah, hidup gak cuman untuk ngedengerin anggepan orang tentang hidup kita. Kalo ke-enggaksuka-an mereka karna hal positif di diri gue ya anggep aja itu pujian, and in another word mereka itu iri! Hahaha. Tapi kalo ke-enggaksuka-an mereka karna sikap atau sifat gue yang memang negatif, anggep aja itu kritik. Dan gue bisa bales dendam sama mereka yang gak suka sama gue. Jahat? Enggak kok. Bales dendam itu bisa pake cara lo berubah jadi lebih baik dan gak kayak yang mereka omongin. Manfaat pertama, mereka malu karna udah benci lo. Yang kedua, itu buat kebaikan diri lo sendiri. Gak selamanya balas dendam itu jelek kan? Hey, haters itu orang yang paling care sama lo! Gak usah takut apalagi sedih :D

Gue juga sadar, sekeras apapun lo mencoba menghindar dari masalah, ya mereka akan selalu datang silih berganti. Gue memang gak suka cari masalah, tapi ketika masalah itu dateng ke gue (bisa dibaca : orang yang cari masalah ke gue) ya gue harus hadepin! Dan yang paling seru dari sebuah masalah adalah ketika gue bisa nikmatin masalah itu. Gue bisa enjoy ngadepin orang yang bermasalah sama gue. Selama gue yakin gue bener ya gue gak akan mengalah. Mengalah itu cuman bikin orang yang bermasalah sama gue jadi semakin semena-mena dan ngerasa menang. Sedang kalo gue perjuangin hak gue yang gak salah itu gue bisa tunjukin siapa yang salah, dan barangkali orang itu jadi nyadar kelakuannya gak bener dan bisa berubah. Ya gak? Tapi... ada tapinya lagi nih, ketika gue sadar kalo gue salah, gue gak akan segan untuk minta maaf sama orang tersebut, meskipun itu orang yang gak suka sama gue sekalipun. That's it! Zodiak gue libra jadi gue selalu seimbang dalam segala macam hal *alah*

Gue juga jadi pemberani. Buat gue gak ada hal yang perlu gue takutin (selain Tuhan) kalo gue merasa benar. Sekarang gue lebih speak-up tentang semua yang gue rasain dan gue pikirin. Kebanyakan gue tuang itu dalam bentuk tulisan (salah satu keahlian gue, rasanya). Mungkin gue anak yang lumayan cerewet dan ceria, gue suka segala sesuatu yang lucu dan santai. Tapi ketika gue ngerasa terganggu sama seseorang, gue gak akan segan-segan nantang dia. Gue gak takut sama cowok, karna cowok itu takut mukul cewek (--,) Gue malah sebenernya rada jiper sama cewek, takut kalah ngomel kalo udah debat. Beuh! Dan rasanya juga, gue cukup pintar memilih mana masalah yang perlu diselesaikan secara damai dan mana masalah yang perlu dibesar-besarkan supaya meriah. Hahaha edan ah. Hidup itu terlalu garing kalo dilewatin tanpa adanya masalah :D Tips nih kalo mau kata-katain orang, jangan sekali-kali keluarin kata-kata kasar. Kamu akan lebih terlihat elegan ketika bisa ngeluarin uneg-uneg atau marah-marah dengan kata-kata yang malah kelewat halus. Namanya adalah majas ironi. Yes memang ironis, but that's something i often do dan kemungkinan berhasilnya dalam memenangkan persindiran ataupun pertengkaran sangat besar -_-

Dan yang terakhir, bagaimana gue selalu menghargai sebuah pertemanan. Yah setelah dari kecil gue udah ngerasain gimana susahnya dapet temen. Gue gak suka milih-milih temen. Gue berusaha sebisa mungkin untuk gak ngomongin kejelekan temen gue di belakang, kalopun ada sifat yang gue gak suka gue akan cari segala macem cara untuk ngomongin langsung ke orangnya. Gue menghargai temen-temen gue seperti gue menghargai diri gue sendiri. Gue selalu berusaha jadi yang terbaik buat temen-temen gue walaupun mereka belom tentu nganggep gue sespesial itu :) Untuk temen-temen gue gak menerapkan ilmu 'timbangan' kok hehe selama gue mampu bahagiain mereka ya gue akan bahagiain mereka. Gue juga berusaha gak ngelakuin hal-hal yang gue gak mau mereka lakuin itu ke gue. Gue akan bela temen gue yang bener, dan akan ngingetin kalo mereka salah.

Tapi kadang ada pertemanan yang gak bisa diselametin, ketika salah satu dari yang sudah gue anggep temen baik itu malah ngecewain gue, dalam artian fatal banget. mungkin gue akan tetep bersikap baik sama dia meskipun di otak udah ada 'kapok-friendship-list' untuk dia.

Yah begitulah sedikit tentang perjalanan hidup gue (kampret lu! sepanjang itu lu bilang dikit?!) hahaha gak berminat ya gak usah dibaca. Kalo ada pelajaran yang bisa diambil ya monggo diambil, kalo enggak ya nggak usah diambil, gitu aja kok repot (--,) Thanks anyway untuk babon yang sudah menginspirasi gue menjadi seperti sekarang ini, yang tangguh! Jagoan! Dan maafkan saya yang sok pake lo-gue di postingan kali ini hyahahaha. Sekali lagi, hargai pertemanan kalian dengan siapapun itu :)
Kish kish kish buat semua orang yang dengan kerelaan hati menjadikan saya salah satu teman mereka ;*




Salam macho,
Avesina Fairuzulfa

Rabu, 04 April 2012

kota lama

ini foto udah lama banget, kangen jalan-jalan sama kimi muter semarang buat wisata kuliner + hunting foto kayak gini, kangen sama rambut pendekku juga. sekarang lagi pada sibuk mikir UN sama SNMPTN. huah Ganbatte!! (҂'̀'́)9
taken by : kiki mega

Minggu, 01 April 2012

Ngalkamdulince

Beberapa hari yang lalu mama nawarin daftar di UII buat kuliah. Berhubung akreditasi universitasnya bagus dan letaknya di Jogja (--,) aku sih ngeiyain aja, apalagi aku juga belom ada cadangan buat kuliah. Akhirnya berangkatlah aku sekeluarga (mama, ayah, fira-red) ke Jogja di hari Jumat yang agung buat daftar sekalian tes di sana. Awalnya deg-degan mikir macem-macem aneh-aneh tentang tesnya, ribet sendiri sama persyaratannya, ah pokoknya amburadul banget. Begitu sampe di depan komputer dan ngeliat soal-soalnya.... jeng jeng jeng jeng.... gak susah, sama sekali -_- soalnya ada 100 yang terdiri dari agama, logika, matematika dasar, sama bahasa inggris. Masing-masing 25 soal dan waktu pengerjaannya 100menit (yang aku gunakan sebaik-baiknya sampe detik terakhir). Ujian pun dimulai. Soal agamanya sama kayak pelajaran di smp (btw smpku al-azhar men, jadi pendidikan agamanya jauh lebih maju daripada di sma) tapi tetep banyak yg asal nginget doang sih hehehe lah lupa sih lagian aku gak belajar juga (untung keahlianku menyambung ingatan sama kemungkinan-kemungkinan yg ada lumayan bagus #fufufu), soal logika sama matematika dasarnya juga gampang dan bisa dikarang dengan sempurna. Hahahaha tinggal bahasa inggris aja agak-agak rancu gicuuu (maklum udah lama gak balik ke england #pffft).

Dan hasilnya? Diterima dong ya. Di jurusan? Akuntansi. Kenapa akuntansi? Itu dia! Ini akibat keseringan mantengin passing grade, jadi pas milih jurusan itu dengan sendirinya milih akuntansi sebagai pilihan pertamanya baru ngeklik psikologi di kolom pilihan jurusan kedua. Gak sadar, serius, bahkan waktu penjaganya ngingetin buat ngecek pilihan jurusan sekali lagi aku juga masih gak sadar. Begitu waktu habis langsung ada tulisan "Selamat Anda Lulus dan Diterima di jurusan Akuntansi" di layar komputer, nah bengong deh sebengong-bengongnya....(‾▿‾")

Kenapa kok keterima di akuntansi ya? Oh ya, tadi aku milih akuntansi di kolom pertama. Oh my god! \(˚☐˚!!!)/ Jeng jeng jeng jeng.... *zoom in* *zoom out* *zoom in* *zoom out* Bingung, terdiam, membisu. Tapiiiiiii habis dipikir-pikir lagi yasudahlah. Saya dari dulu terbiasa untuk gak menyesali apa yang sudah saya pilih. Mama ayah juga dukung aku di akuntansi (yaiyalah secara beliau-beliau ini akuntan sejati dan harapan mereka buat aku bisa nerusin kantor akuntannya ayah -_-) Jadi aku mulai nyusun ulang semuanya dari awal lagi, rencana kuliah, pilihan jurusan snmptn, dan lain-lain dan lain-lain.

Hikmah yang bisa diambil antara lain : di snmptn nanti harus bener-bener belajar biar bisa keterima di psikologi UGM atau UNDIP karna kalo engga... ya pupus deh satu-satunya kesempatan buat jadi anak psikologi harapan, apalagi aku janji buat jadi mahasiswi yang baik dan rajin menabung serta menolong nantinya. Kedua, ternyata akuntansi di UII itu termasuk favorit (dikasih tau temen, aku aja baru tau) jadi kalaupun nerusin di UII it's okey alhamdulillah. Terimakasih ya Allah, semoga dikasih yang terbaik. Permudah belajar ips dan lancarkan menempuh snmptn program ipc ya Allah. Aaaaaaamiiiiiiiiiinnnnnn (˘ʃƪ˘)

Jumat, 16 Maret 2012

:)

Masih sayang dan balikan adalah dua hal yang berbeda.

Minggu, 11 Maret 2012

B-)

 I miss going to beach. I miss being a bitch.


Sabtu, 10 Maret 2012

SNMPTN!

Aaaaaaaaaaaa parah bet! Parah! Barusan aku cari-cari info tentang passing grade psikologi UGM ternyata sekitar 53% cobaaaa. Hampir sama kayak kedokteran. Aaaaaaaaaaa! Begonya aku baru cari informasi mendekati UN sama SNMPTN gini. Harap memaklumi diri sendiri (--,)

Akhirnya semaleman browsing tentang jurusan-jurusan dan liat-liat passing grade. Mikirin mau ambil jurusan apa dan universitas mana. Iya iya aku tau aku kelewat santai tapi emang dasarnya begini. Sekarang tau rasa deh. Tapi semoga dengan shocking news ini semangat belajarnya makin tinggi (҂'̀'́)9



Baru kali ini lho galau tentang pelajaran di blog -,- Cemungudh kakak aveeees ξ\(ˇ▽ˇξ\) ξ\(ˇ▽ˇ)/ξ (/ξˇ▽ˇ)/ξ

Kamis, 08 Maret 2012

ow ow siapa dia?

main tebak-tebakan yuk! tebak. siapa orang di sebelahku? #jengjengjeng
jawaban bisa dikirimkan via twitter dengan format : nama (spasi) jawaban (spasi) relationship status (spasi) tipe pacar (spasi) halah (spasi) masih (spasi) aja (spasi) dibaca (spasi) sampe (spasi) abis
hahahahahahahaha

Selasa, 06 Maret 2012

whatsuckever

Aku habis dinesuni mantan pacarnya abeng gara-gara personal message bbm sama tweet-tweet abeng tadi buat aku semua. Iya sih abeng ngetweetnya agak genit gimana gitu hahahaha tapi kan emang begitu anaknya. Lagian aku sama abeng becandaan dan mantan pacarnya udah punya pacar juga. Aku sama abeng terbengong-bingung karna dimarahin via bbm -_-" Aku ngerasa seolah-olah seluruh alam semesta berkonspirasi untuk membuat para mantan pacar cowok yang deket sama aku jadi benci aku semua. Ini udah kejadian yang ke berapa kali cobaaaa, dan ini adalah mantan kedua abeng yang cemburu sama aku. Bah! ._.

Belum ada seminggu selesai urusan yang kemaren sekarang udah bermasalah lagi. Beri petunjukmu ya Allah └(˘.˘└)  Aku sih mikir plus plus sama Yang Maha Kuasa, ya mungkin aku emang kelewat cantik, kelewat seksi, kelewat gaul, kelewat bohay, kelewat bikin iri, kelewat.....an haha :p Padahal sakjane ngopo jal ndadak jeles, asline yo ayuan mbak-mbake. Aku hanyalah manusia yang ingin punya banyak teman sekaligus wanita yang masih terjebak masa lalunya. Halah -_-"

Mungkin bener juga kata nindya "kamu tuh enak diajak ngobrol makanya orang jadi suka ngobrol sama kamu, apalagi sama cowok kamu juga nyambung banget" i'd love talking about music, musik itu universal makanya kalo sama cowok aku lebih suka ngomongin tentang musik. Buat aku sih kalo nyaman buat ngobrol ya sebatas itu aja, aku pikir juga mereka sebatas nyaman ngobrol sama aku. Kalo misalnya jadi berharap lebih dan blablabla sih resiko masing-masing lah ya. Aku kalo suka sama orang juga pasti aku liatin kok jadi gak ada alasan buat yg lain ngerasa dikasih harapan palsu.

Makanya kemaren waktu ada salah satu sahabatku yang berantem sama cowoknya gara-gara cemburu sama cewek, aku gak bisa terima dan berusaha mati-matian ngejelasin. Buat aku yang ada di posisi kayak gini selama entah berapa taun itu sangat gak ngenakin banget dikira selingkuhan, dituduh macem-macem, dicap tukang rebut. Padahal aku deket sama cowok-cowok itu jauh sebelum mereka kenal pacar (yang sekarang udah jadi mantannya) masing-masing. Orang aku yang punya rutinitas bareng mereka terus tiba-tiba direnggut musti ngalah sama aktifitas pacaran aja gak marah sama ceweknya. Gak adil ya.

Masalah yang kemaren sih emang salahku, tapi yang sebelum-sebelumnya, dan selanjutnya ini mulai gak masuk akal lagi. Buat apa sih pacaran kalo gak ada rasa percaya, kalo gak bisa bersahabat sama sahabatnya cowok kalian? Secemburu apapun aku gak pernah cemburu sama sahabatnya pacar. Apalagi ini titlenya mantan pacar. Gelo emang. Temen cowok itu gak ada yang bisa gantiin, rasa ngejaganya, solidaritasnya, kesatuannya. apalagi mereka selalu anggep aku kayak adek. Apa kata kalian lah aku udah pewe kayak gini punya banyak temen cewek cowok dan bukan karna beda gender berarti harus ada apa apa diantara kita kan. Finish.

Ya i know ini lagi-lagi postingan gak jelas, marah-marah, pertama ngomongin apa akhirannya lari kemana. Sorry sweet, besok kalo udah selesai UN dan keterima SNMPTN (amin) janji deh bakal memperbaiki isi blog ini yang berantakan, buat sementara dengerin keluh kesahku dulu ya :*

Jumat, 02 Maret 2012

buat anis hahaha

Sesungguhnya, sebenernya, sejujurnya... susah juga nulis hal yang masih berhubungan sama mantan. Hawanya nahan diriiiii mulu, malu sama diri sendiri, gengsi kalo belom move on. Tapi lebih berat lagi kalo gak ditulis jadi ada yang ngeganjel, di sini *nunjuk dada* halah. Di facebook, twitter, bbm aku gak bisa update apa-apa ngeliat status hubungan yg kayak sekarang gini. Cuman bisa nulis di blog ini doang, tok, til. Sampe kalo udah asik ngeblog suka lupa diri kalo aku bukan siapa-siapanya lagi. Faktanya emang aku masih inget, masih sayang, masih care kok sama dio. Kenapa harus malu :)

Pengen nyenengin diri sih sebenrnya, tapi aku lebih bahagia kayak gini. Nginget dia terus, ngenang dia terus. Ya itu dia kayak di postinganku yang judulnya apa ya itu, yang ada ukuran kebahagiaan buat seseorang. Buat aku, ukuran kebahagiaanku ada di dia. Walopun sedih, nyesek, nyesel, sebel, kangen, pengen nangis. It's all about him. Semua tentang dia bikin aku bahagia. Hahaha aneh ya. For now sih, aku berharap kedepannya bisa bahagia yang beneran bahagia sama pacar baru akuuuu ƪ)

Makasih ya suka bacain tulisanku hahaha kadang masih kaget kalo ada yang bilang suka atau sehati... Semoga kamu cepet move on nissssss! Kalo belom bisa jangan dipaksa, nanti jadinya boongin diri sendiri like i used to be for last months... Intinya gak tau intinya apa, gak ngerti mau ngomong apa juga, yah disimpul-simpulin sendiri lah.



Sincerely,
the failed move on-er.

forget is for get

Ketika kamu bilang sudah melupakan suatu hal, di saat itulah kamu teringat kembali.

Minggu, 26 Februari 2012

again and again and so on...

habis denger lagunya Slank yang terlalu manis, keinget dulu pernah dengerin lagu ini bareng dio habis putus.
terlalu manis untuk dilupakan
kenangan yang indah bersamamu
tinggalah mimpi...


kenapa ya sampe detik ini aku gak bisa lupain dia, walopun udah deket sama banyak cowok, bahkan udah hampir jadian juga masih suka keinget aja tiba-tiba. setiap bait lagu yang aku nyanyiin, setiap jengkal jalan yang aku lewatin, setiap kejadian yang aku laluin selalu ngingetin aku sama dia. kalo di film tuh berasa ada kilas baliknya gitu #halah #doublehalah

lebih-lebih habis dapet masalah kemaren, jadi kepikiran, paling enak ya ngegalauin dio itu, gak bakal ada yang marah. mau ngetweet macem gimana juga orang mikirnya pasti buat dio, dio juga pasti udah biasa baca tweet gak mutuku -,- pertama sih gak kepengaruh dong stay cool, kan udah move on ceritanya :p tapi akhirnya nyerah juga, kangen lagi... *pasang autotext sok imut*

aku bener-bener kangen 'kita' dulu. kangen sama autisnya, sama sweaternya, sama bau vaselinenya, sama cueknya, sama gak pekanya, sama tampangnya yang melas dan nyebelin, sama kulitnya yang putih bersinar, sama rumahnya, sama motornya, sama pop ice damar, sama gitarnya, sama suaranya, sama smsnya, sama permintaan maafnya, sama pelukannya, sama cium jidatnya, sama angan-angan kita, sama malam minggu kita, sama foto-yang-walopun-dikit-tapi-berkesan-banget bareng dia, sama kembang gula yg pernah dia kasih, sama bau rokoknya, sama semuanya...

entah ini udah tulisan kangenku keberapa sama dia di blog ini tapi tetep aja rasa kangennya gak abis-abis. kangen sama hal-hal yang sama terus pula. entah kalian yang baca udah bosen setiap baca kata 'kangen' yang bertebaran di blog ini. karena faktanya aku emang kangen dia. wajar gak sih?

betapa aku ngerasa kita itu pasangan paling gak ada dua di dua minggu awal jadian, perasaan seneng itu perasaan sayang itu perasaan jadi-cewek-paling-beruntung-di-dunia itu masih kebawa sampe sekarang, detik ini. gak bisa lupa dan selalu bisa bikin aku pengen ngulangin itu lagi, bareng sama dia. dan akhirnya jadi bertanya-tanya... kita itu sempurna, aku dan kamu itu satu. terus apa yang buat segalanya jadi biasa lagi? apa yang ngebikin kita kepisah jauh kayak sekarang? kenapa kita gak bisa ngelewatin semua bareng-bareng sampe bulan kesepuluh, taun pertama, atau bahkan dua bulan lagi... taun kedua kita? kenapa?

pertanyaan-pertanyaan itu muter terus di otakku, karna rasanya gak real, gak wajar perpisahan kita dulu. semua orang bilang kita cocok, semua temenku iri sama hubungan kita yang santai kocak tapi romantis. dan yah selalu... segala hal yang keliatan sempurna belum tentu bertahan lama. kenapa bisa begini? hahaha jadi sedih... maaf ya aku nangis. aku pikir kita bisa ngelaluin ujian-ujian sekolah dengan saling nyemangatin satu sama lain kayak angan-angan kita dulu. lulus bareng, pergi ke prom bareng, cari universitas bareng, saling dukung cita-cita masing-masing. nyatanya enggak. kamu udah sama kesibukanmu, aku sama kesibukanku yang sebagian masih sibuk mikirin kamu. how poor.

aku gak bisa berhenti nulis tentang kamu, kamu satu-satunya inspirasi yang aku punya. segala hal diluar sana gak bisa bikin aku tergerak buat nulis kayak yang kamu lakuin. kamu masih segalanya, io. masih. semua masih tentang kamu. masih. lagu-lagu yang aku dengerin sebelum tidur juga masih lagu-lagu yang kita nyanyiin bareng dulu, yang kita dengerin dulu. masih dan akan selalu.

gimana caranya biar lupa? gimana? selain cari cowok baru, gimana caranya?

aku masih inget pertama kali kita kenal di api unggun, lagu yang kita nyanyiin waktu itu, aku juga masih inget lho pertama kali kamu ke rumah sama richi terus aku usir, kedua kali kamu ke rumah buat jemput aku latian band, lagu yang kita nyanyiin di studio. masih inget, semuanya.
satukanlah cinta kita
walau hati ini lelah...

Senin, 20 Februari 2012

pak is the new dafuq

Malam minggu telah berlalu dan yang tersisa hanya cerita seru dari dua cecunguk saya yang pamer-pamer kemesraan sama pacar masing-masing. Hanjiiirrrrrrr -_-
Somehow, kangen pengen punya pacar biar menjelang ujian nasional ini ada yang nyemangatin gitu. Tapi gak tau kenapa kayaknya punya pacar malah makin bikin jadwal belajar yg udah kacau balau itu makin terbengkalai, gara-gara lebih rajin ngetweet quotes galau ala aves kayak setaun lalu.

Masih berandai-andai karna saking lamanya gak punya pacar sampe lupa gimana rasanya.
Gimana rasanya dibilang spesial, gimana rasanya denger seseorang telpon cuman buat bilang 'halo, ini aku habis beli pulsa. jangan tidur malem-malem. udah ya pulsaku nanti abis kita gak bisa smsan lagi lho. dadah. aku sayang kamu' tut tut tut.... hahahaha, gimana rasanya ditengah keramaian ada yg gandeng tanganku biar gak jauh-jauh, gimana rasanya waktu nonton konser ada yg jagain dan jadi temen nyanyi lagu bareng, gimana rasanya ada yg ngapelin ke rumah sebagai pacar, gimana deg-degannya tiap mau pergi bareng.
Simple tapi aku kangen banget.

Shit. Kayaknya bener kata mas Ical, selama belom lulus yah dinikmatin dulu aja galau-galau buat mantan. Ntar juga dapet baru lagi -_- wes ah bye rak mutu koyok biasane. Terinspirasi oleh minggu penuh try out dan ujian praktek yang bikin pengen cepet lulus. Wassalam

Senin, 13 Februari 2012

chocoday!!!

setiap aku marah, kesel, badmood, sedih, pasti aku makan cokelat. terimakasih untuk tiga batang cokelat yang dikasih entah siapa hari ini.
cokelat pertama ditaro di meja ruang tamu waktu aku pulang sekolah, yang kedua dititipin sama bibik, terus habis magrib aku choco-shopping beli macem-macem cokelat kesukaan dan pulang dari belanja dapet satu cokelat lagi, dicentelin di pager rumah. how sweet -_-"
habis munek munek gak jelas trus sekarang makan cokelat sambil dengerin lagu dari vanilla chocolate - kemeja biru :)
kapan-kapan aku post videonya ya, itu lagu pertamaku lho. my kangen-able band :">

ngunek ngunek sesi 2

gini deh ya masalah optimus prime, aku deket lagi baru desember kemaren, itu juga masih ngobrol biasa masalah teman sebangkuku dan pacarnya yg notabene temennya optimus prime juga. baru januari ini lah jadi lebih deket. dan fix kita berdua sama-sama mau fokus kelas tiga dulu. kalo aku bikin tweet tentang dia, yah karna saya emang seneng dapet smsnya, wajar dong.

masalah kedua, aku gak pernah ngerasa ngeboongin kamu, mantannya. dari awal deket sama optimus juga aku udah mikir 'duh gimana ya gak enak sama mantannya' atau 'dari pada ini jadi makin larut terus mantannya tau terakhir mending aku cerita dari sekarang aja apa ya?'. tapi temenku bilang gak usah, namanya mantan ya mantan. akhirnya aku gak cerita dan kamu tau juga, tapi kamu tau waktu aku udah gak deket lagi. mau gimana?

ketiga, yang deket dari lima bulan lalu bukan optimus, itu temen cowokku lain lagi. dari lima bulan lalu bahkan sampe detik ini masih deket. dari sebelum aku deket lagi sama optimus sampe sekarang udah sama urusan masing-masing juga aku masih deket sama dia. kenapa? ada masalah? kenapa urusanku sama temen-temen cowokku jadi masalahmu? salah artiin kan, gak malu to?

well, ini blogku, aku gak cantumin link blog ini di twitter atau facebook jadi bisa dibilang ini blog pribadi. beda sama tumblrmu yang connect ke twitter, semua orang bahkan yg bukan followermu pun bisa baca. kalo kamu gak suka sama apa yang aku tulis di sini tentang kamu, kamu boleh marah sama aku itu hakmu. tapi kalo kamu marah sama perasaan yang aku ungkapin, maaf aku gak bisa terima. kamu bebas nulis apapun yang kamu rasain di twitter, di tumblr, kenapa aku enggak. toh di twitter i keep on silence, aku gak ngumbar apapun, sedikitpun.

kamu bilang aku gak pernah ngerasain jadi kamu, yang dikasih janji tapi akhirnya dia gak balik lagi? emang enggak. tapi lebih parah dari itu. kamu harusnya bersyukur dia deket sama cewek lain, negesin statusmu. aku satu setengah taun kemaren digantungin sama mantanku, dia selalu ada buat aku tapi juga gak balik ke sampingku. lebih nyakitin mana? aku juga pernah jadi orang yang masih sayang mantannya kayak kamu, tapi satu-satunya cewek yg bikin aku gak suka cuman cewek yg ketauan udah deket sama mantanku dari sebelum aku putus. itupun sekarang udah baik-baik aja sama aku. setelah putus, mantanku deket sama siapapun aku gak papa, gak ngrusuhi walaupun nyesek.

kamu gak suka sama tulisanku tapi itu bener-bener apa yg aku rasain setiap kali baca tweetmu tentang optimus dan pandanganku tentang kamu. kalo kamu gak mau dianggap pitty or another-poor-words, ubah deh caramu ngetweet atau ngungkapin perasaan di tumblr, jangan salahin orang lain. kamu mau bilang aku apalagi? aku udah edit tulisan tentang kamu di blog ini, sekarang kamu bisa apa buat edit semua tulisan tentang aku yg gak bener di jejaring sosialmu?

kamu itu baik, tapi pikirannya masih sempit. semoga someday kita bisa ngomong baik-baik berdua. gak ada niatan aku ngerebut mas baikmu. dan aku juga gak mau berantem cuman gara-gara masalah cowok, oldschool abis. satu lagi tentang ngadu-mengadu, pernah gak kepikiran kalo aku ataupun cewek-lain-yang-deket-sama-mas-baikmu-terus-kamu-bikin-ngerasa-gak-nyaman itu ngelaporin ke mas baikmu tentang kamu. apa masmu nggak jadi ilfeel? itu yg pengen aku sampein lewat dm tapi kamu gak nangkep maksutnya. wes wes ngene ki nek seneng mbek lanangan mesti ono wae masalahe, mangkeli.


sekian dan tidak terima makian.

Minggu, 12 Februari 2012

ngunek ngunek

apa sih yang sebenernya orang-orang cari dari suatu hubungan? kebahagiaan. kebahagiaan yg kayak gimana? menurut aku hubungan yang nyaris sempurna itu kalo pacaran jarang berantem, setiap hari ketemu, unyu-unyuan di jejaring soial tapi gak lebay, udah bertahun-tahun umur pacarannya, gak pernah banter, dan lain sebagainya. tapi ternyata enggak tuh.

bisa jadi… yang jarang berantem ternyata mendem sakit hati luar biasa tapi gak pernah bisa saling terbuka, yang setiap hari ketemu ujung-ujungnya bosen, yang unyu-unyuan di jejaring sosial ternyata di kehidupan nyata malah gak unyu sama sekali, yang udah bertahun-tahun hubungannya ternyata sama-sama gak bahagia, yang gak pernah banter ternyata udah diselingkuhin sejak lama… who knows?

setiap kali aku liat temenku berantem sama pacarnya pasti geregetan sendiri, udah bertaun-taun dan pacarnya belom berubah juga, masih emosional gitu. dan setiap kali temenku nangis habis berantem aku yang peluk dia, yang dengerin ceritanya. seenggaknya walopun aku gak bisa ngasih saran (karna fyi setaun gak punya pacar jadi gak peka lagi sama curhatannya orang) paling nggak dia bisa lega cerita sama aku. heran, kenapa mereka masih jalan terus ya? padahal aku dulu punya pacar penyabar aja putus berkali-kali.

someday aku pinjem film ke rental dvd, ada satu film yg udah sering diputer di tv tapi baru bener-bener aku tonton waktu itu. ceritanya gak nyambung sih sama masalah ini, tapi ada satu scene dimana pasien si psikiater mengeluh. dia punya suami yang kasar, pemarah, emosional, uncontrolable banget deh, bahkan setelah menikah bertahun-tahun istrinya ini masih gak tau gimana cara ngendaliin suaminya. sampe suatu ketika si istri merasa suaminya berubah, jadi seseorang yg ramah, baik, gak pernah marah, sopan, teratur, tapi kayak gak punya perasaan..

nah disitu si istri merasa berbeda. ia ingin suaminya kembali seperti yang dulu. kenapa? “karna seenggaknya dulu walaupun dia begitu menakutkan saat marah, ketika dia menciumku aku tau dia mencintaiku. tapi sekarang tidak ada perasaan apapun yang aku tangkap ketika dia menciumku, datar, dingin, menyeramkan”

mungkin itu juga yang dirasain temenku dan orang-orang di luar sana yang masih bertahan sama hubungannya meskipun orang lain udah males liat mereka berantem atau diselingkuhin atau dibohongin terus. karna ketika dia bersamaku, aku tau dia mencintaiku. karna apapun keadaannya, dia selalu bisa bikin aku bahagia. klise.

tapi ukuran kebahagiaan seseorang memang relatif, gak ada yang bisa mematok lebih dan kurangnya untuk orang lain. buat aku, walaupun hubunganku dengan mas-mas mantan termasuk sangat singkat tapi keseluruhannya aku bahagia dan aku mengakhiri itu sebelum semuanya jadi menyakitkan kalau terus dilanjutkan :)

***

kemarin saya baru meneguhkan hati untuk satu orang laki-laki yang bikin saya nyaman. sebut aja optimus prime. saya kenal dia awal sma waktu dia ngisi acara di reuni sd saya, saya sempet deket sampe sebelum saya jadian sama dimas lalu kami lost contact. waktu itu saya gak ada perasaan apa-apa, dia baik dan perhatian, itu aja. kita boleh punya tipe pasangan idaman macem-macem, tapi masalah hati atau ketertarikan siapa yang ngerti? akhirnya dapet yang cuek lagi, yang koplak lagi, yang unpredictable lagi, yang baik lagi, ya dia itu :)

(btw kisahku tuh gak jauh dari yang dulu-dulu ya, yang dulu muncul lagi sekarang. gak papa yang penting bukan mantan)

saya mau nunggu sampai cita-citanya dia tercapai, tapi ternyata kelanjutan hubungan ini jadi gak jelas, I’ve got no clue dari dia untuk berhenti atau lanjut. padahal cari orang yg bisa klop sama hati itu susah, saya orangnya sangat pemilih. mudah suka tapi gampang ilfeel. setelah mantan saya yang terakhir, baru ada dua orang laki-laki yang bener-bener saya seriusin. yang pertama adek kelas dan sekarang udah gugur. yang kedua ini sepertinya juga gugur, karena alasan klise. mantan. segaksuka-gaksukanya saya sama mantannya tapi saya masih gak tega harus ngerebut orang ini dari si mantan. munafik, tapi bener.

dan lagi dia gak menyampaikan perasaannya ataupun menegaskan hubungan kami akan jadi seperti apa. sedih, tapi mau gimana lagi? saya gak mau ngejar-ngejar cowok atau berantem sama cewek lain karna ngerebutin seorang cowok. saya bukan orang seperti itu, cukup sekali aja dulu -_- kalo dia memang tulus pasti dia kembali untuk perjuangin saya, kan?

saya malah heran karna selama lima bulan ini selalu ada satu orang yang nemenin saya terus. awalnya saya pernah suka sama dia tapi yah gitulah lama-lama jadi biasa aja -_-waktu saya seneng, sedih, galau mikir mantan, bingung milih cowok, marah, bete, pasti sama dia. kenapa ya orang yang selalu ada buat saya itu bukan orang yang saya harapkan? cuman bisa bersyukur sama Allah karna dari dia saya jadi sadar kalo perasaan itu gak bisa dipaksain. hubungan juga gak bisa dipaksain. mungkin saya terlalu ngebet punya gandengan padahal belom butuh-butuh banget. saya juga gak ngarep bakal jadian sama dia kok wzwzuawii. sekarang keadaan dibalikin sama Allah jadi kayak dulu, banyak temen cowok, sekedar temen.

saya masih gini-gini aja, moody, childish, emosional, dan Allah tau itu. jadi selama saya belom tambah dewasa, belom bisa ngendaliin emosi sama si pacar, belom ngerti manfaatnya pacaran, belom bisa saling melengkapi pasangan ya gak bakal dikasih sama Allah. nanti pasti akan ada saatnya saya seneng lagi  karna dapet pacar lagi. aaaaaa can’t wait!!!

bahagia itu kita yang ciptain, bukan mereka. – radit dan jani

Sabtu, 04 Februari 2012

ada 'huhuhu' dibalik 'hahaha'

Senior high school just ruin my mood-day. Suasana hati dari hari ke hari makin gak kekontrol. Kadang bisa ketawa ngekel-ngekel, gak sampe lima menit kemudian bibir udah melorot ke bawah. Mending kalo diem dipojokan menyendiri, yang paling parah kalo orang lain kena imbasnya juga, kecipratan omelan padahal gak salah apa-apa, ya salah sih sebenernya, dikit. Belom lagi kalo ngelakuin sesuatu berdasar emosi dan gak sempet mikir dulu.

Kayak hari ini. Dari malem hari hawa-hawa mulai gak enak, ngeliatin timeline mantannya optimus yang masih sering ngetweet ttg dia. Juengkel tapi yo mesakke, aku mbiyen wes tau ngrasakke dadi mantan yg masih ngarep tapi meh piye neh -_- tetep wae kesel ndeloke. God, why did you have to created a person called ex? I don’t like my ex, I don’t like ex of my ex, and unfortunately I don’t like my boyfie’s ex. Coba aja gak inget aku juga seorang mantan, duh. Kenapa kalo putus gak bisa berteman tanpa embel-embel ‘mantan’ sih?  Jangan ada mantan di antara kita… #terBroery #udahalmarhumwoy. Oke masalah mantan anggep aja fin.

Jadi ceritanya seminggu ini udah kode-kode optimus buat nonton paranormal activity dan dia menanggapi dengan gegap gempita. Huraaaay. Janjian tersirat hari sabtu, atau lebih tepatnya hari ini, mau nonton bareng gicuuu. Tapi sayang seribu sayang, gara-gara malemnya ngeliat tweet penggalauan dari mbak mantan dan another unimportant thing, mood yg sudah dijaga baik-baik luluh lantak begitu saja. Sampe pagi hari, dan seterusnya…

Dan yang paling aku benci, aku jadi gak percaya sama diri sendiri. Am I deserve him? Is he really like me like I do? Do this relationship will longlasting and worth to fighting for? Gak tau. Gak ada yg tau. Aku gak mau berharap muluk-muluk, jadinya malah pesimis gini. Bikin acara malem minggu sendiri seenaknya karna dia gak ngasih kabar, padahal kalo mau mikir jernih kalo mau sabar nunggu pasti tadi jadi nonton bareng. Sekitar jam setengah tujuh optimus sms tapi aura gelap terlanjur menguasai, aku tolak deh. Dan sekarang nyeseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeel.

Geblek banget sumpah, geblek! Ya Allah aku percaya akan kuasa-Mu, aku masih percaya kalo kesempatan dateng gak cuman sekali T.T beri hamba-Mu yang keci ini kesempetan sekali lagi ya Allah, amin. Btw, aku merasa teraniaya, doaku bakal dikabulin kan? :))
Untungnya dia bukan orang yang gampang marah atau cepet tersinggung, bukan juga orang yg gampang kebawa emosi. Kalo gak pasti sekarang selain gak jadi nonton kita udah berantem deh. Aku tau kok sebenernya dia nggonduk, pengen cekek aku sampe cantik, bales dendam gak bales smsku. Tapi  kenyataannya dia masih dengan manisnya ngebales smsku yang eyel-eyelan dan manja ngeselin, mau ngerundingin lagi kapan bisa nonton di lain waktu, dan masih bikin aku ketawa. Bikin aku senyum lagi seneng lagi.

Udah lama banget gak ngerasain ini, bahagia sama orang yang aku sayang. Jadi ngerasa gak begitu nyesel tadi siang nangis gak jelas di sekolah, you deserve my tears, dude.

Insecure is so fucking pathetic. I am pathetic. Thanks always be there for a pathetic person, for me :)

Rabu, 18 Januari 2012

Yay! \☺/

Sekarang aku gak mau sedih sedih lagi. Bosen kali sedeeh teruus. Enak di dia juga :p
Habis putus dari pacar yang ada di pikiran cuman galau. Masa masa galau udah lama lewat, sekarang tinggal aksi balas dendam. Yang positif dong tentunya. Merubah diri menjadi baik. Intinya berubah dari sosok yg ih-avi-kok-gitu, ke arah yg lebih baik. Dan inti dari intinya adalah bikin dia nyesel udah mutusin aku. Hahaha dibilang jahat boleh, dibilang apabanget boleh, ditoyor juga boleh. Yah menurutku sih aksi balas dendam ini gak merugikan siapapun, malah berimbas baik ke diri sendiri.

Makasih ya kamu sudah jadi pemicu aku buat rajin sekolah, buat merhatiin penampilan, buat belajar dandan yg bener, buat biasain diri pake baju yg baik dan gak serampangan.
Makasih kamu udah bikin aku termotivasi untuk selalu jadi lebih baik dan lebih baik lagi setiap harinya cuman biar kamu bisa lihat aku yg dalam keadaan baik baik aja walopun (sebelumnya aku gak yakin aku bisa) tanpa kamu.
Makasih karna kamu yg jadi semangat aku buat nyanyi, bikin lagu, tampil di depan umum, terus latian gitar, buat nunjukin kalo aku bukan cuman cewek hobi galau yg bisanya ngerengek minta gitaris favoritnya balik ke sampingnya lagi.
Makasih juga kamu udah jadi cambukku buat ngeliat bahwa di luar sana masih banyak yang sayang sama aku, masih banyak yang bisa gandeng aku dengan semua kelebihanku dan ketawa bareng buat semua kekuranganku.
Makasih untuk jadi alasanku buat berubah, karna kalo gak ada kamu mungkin gak akan ada aku yg sekarang kayak gini :D

Aku yakin aksi balas dendamku berhasil, pasti kamu sekarang jadi agak agak kemropok. Jadi sering merhatiin aku yg dikit dikit udah mulai berubah. Mulai peduli sama aku lagi, mulai bertanya tanya sekarang aku lagi deket sama siapa. Dan pelan pelan kamu nyesel kenapa dulu ngelepasin aku yg sekarang berubah jadi lebih baik. Ge er dikit boleh dooong, haseeek. Etapi kalo ternyata enggak juga gak papa sih, gak ngaruh, aku berubah kan tujuan utamanya buat diri sendiri.

Tapi aku tetep avi yg sama kok. Yang cacat, yang cemburuan, yang pemarah, yang judes, yang berharap kamu punya pulsa, yang sering nungguin kamu dari lantai dua balkon ict, yang salting kalo ketemu kamu, yang seneng banget liat ketawamu, yang sayangnya udah gak sesayang dulu lagi sama kamu...

Yah satu setengah taun itu cepet, dan lama tentunya. Kita ketemu, pdkt, jadian, surprise ulang taunmu, putus, balikan, putus, balikan lagi, putus lagi, sampe digantungin sepanjang sisa taun. Itu mungkin cerita cinta paling manis yang aku punya di sma. Walopun toh gak pernah di anter jemput sekolah, atau ditemenin ke toko buku, atau diajak nonton film di bioskop. Yeah we had our own romantic way! And i always proud of it, yay!

Selamat satu taun putus ya tis, semoga kita masing masing dapet pacar lagi yg lebih baik yg lebih cocok. Sumpah ini aku nulis tulus ikhlas dari dasar hati yg tidak berdasar, bisa bayangin nggak? Nggak? Yaudah gak usah dibayangin :/ Dulu aku selalu pengen bisa jadi sahabatmu setelah putus, tapi belajar dari pengalamanku sebelumnya aku ngerti banget buat ngobrol sebagai temen biasa aja kita kesusahan. Semua emang butuh waktu, tapi kita gak perlu nunggu kapan tiba saatnya #hasyah. Karna semakin kita tunggu semakin kerasa lama. Kamu sama baiknya sama mantanku sebelum kamu, dimas, pasti deh aku yakin kita berdua bisa ngejalin hubungan akrab kayak aku sama dimas sekarang. Saling cerita tentang pacar masing masing. Hahaha aku harap kamu lebih lebih dan akan lebih bahagia lagi, sekarang esok lusa dan seterusnya :)))

Ah lega banget gila bisa nulis ini. Hhh you don't even know gimana aku pengen nulis tapi gak pernah bisa nulis sesuatu untuk 'ngelepas' kamu. Kamu udah jadi bagian yg terlalu besar di masa smaku, kamu selalu jadi inspirasiku. Tapi i can't hold you all the time, kamu bukan siapa siapaku, dan gak akan jadi siapa siapaku lagi. Dan, yah, sebentar lagi aku pasti 'ketemu' inspirasi baruku. Pasti. Aaaaah makasih ya autis, seribu peluk dan towel terakhir untuk kamuhhh ({}):*






Dari yang hitam dan tidak terlupakan,

Aves :)